Tuesday, January 5, 2016

Jihad Futuhat

Kau bilang
Hidup ini senang
Cinta itu gampang
Tiap hari adalah medan juang
Penamu mata pedang

Tapi kau
Belum apa-apa dah tumpas
pada perasaan
hati yang tak putus mengharap
buat manusia itu
yang belum tentu Tuhan setuju

Mana pergi laung jihad?
Mana pergi kobar futuhat?
Ah, engkau
Bilangnya di bibir saja
Kobarnya acah-acah cuma
Ribuan umat dibunuh saban hari
Anak kecil gelandangan tunggu mati
Ada kau peduli?

Sudah dua kosong satu enam
Masalah perasaan
Boleh pergi jahanam

Nah, 
masih juga bicara soal hati
Tuli

Thursday, December 31, 2015

Anekdot sebuah sejarah

Selamat tinggal dua kosong satu lima
aku tinggalkan dikau dengan luka lama.

Seribu satu kisah dalam lipatan masa lalu
kucuba sembunyikan meskipun pedihnya ngilu
nafasnya lelah menghirup semilir desir sayu
awan seakan muram berlagu nyanyi pilu
pipit di hujung dahan hilang rasa rindu
dan margasatwa tafakur sendu.

Luka yang purba itu
masih kekal berbekas
calar kekal tanpa belas
parut terus melelas
pun jiwa selamanya perkasa.

Dua kosong satu enam
hatiku bukan pualam
perasaan bukan maknikam
mohonku dalam diam

Adillah terhadapku!

Tuesday, December 8, 2015

Luka

Tolong berhenti mendarah daging

Aku takut sekali terluka

Kerna, tak ada luka yg tak berbekas.

Sunday, August 16, 2015

Mencari sebab

Tercari cari akan sebab
sebab dan alasan aku terjatuh
puas kutimbang rasa dalam hati
puas ku kenang segala memori
tanpa sedar jawaban itu sudah lama ada dalam hati
tanpa sedar jawaban dari pencarianku itu sendiri adalah KAMU 

Musik dihatiku
Bait bait puisiku
Senyum dibibirku
itu semua bersebab
dan sebabnya adalah KAMU 


Monday, August 3, 2015

untitled

Aku akan terus berjalan
sampai aku nampak hujung jalan



Asalkan aku jauh dari hari pertama kau pergi



Friday, March 6, 2015

THE FUN COLOURS

... was design by you
It fades as you walk away







 I miss you stupid

the regrets of unregretful feeling

Feels like writing again here... may i?