Friday, September 24, 2010

Mensyukuri

Basah petang tadi masih belum kering
bilik kecil ini seakan tak mampu hidup
sejuknya terasa menikam tulang-temulang
dalam selimut selesa melingkar lena
semut-semut berkawad di atas dinding.

Hujan petang tadi sudah berhenti
namun pelangi yang kunanti masih tersipu
bergulung di sebalik awan hitam tinggi
mengharap panggilan daripadaku.

Jendela bilik sengaja kubiar tertutup
lalu aku sendirian cuma berbaring lesu
menyala puntung rokok menyedut asapnya
merasa sisa-sisa bosan yang bertamu
menjenguk kembali gerbang silam
kemudian tersengih senyum sendiri.

Rupanya, aku masih bernyawa.

No comments:

Post a Comment